Banda Aceh – Islamic Trust Fund (ITF) Ar-Raniry kembali membuktikan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan. Pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026, lembaga pengelola dana zakat, infak, dan wakaf ini menyalurkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) senilai total Rp435,48 juta kepada 196 mahasiswa.
Sejak resmi berdiri pada 23 Mei 2023, ITF mencatat rekam jejak penyaluran bantuan UKT dengan total akumulasi mencapai Rp1,57 miliar. Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Mujiburrahman, dalam keterangan resminya pada Selasa (15/7/2025), menegaskan bahwa program ini adalah bentuk nyata dari visi kampus.
“Bantuan ini bukan hanya untuk meringankan beban mahasiswa, tetapi juga sebagai investasi sosial untuk mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas,” ungkap Prof. Mujiburrahman. Beliau menambahkan bahwa langkah ini mengukuhkan upaya UIN Ar-Raniry dalam mewujudkan visi sebagai universitas modern dan profesional di bidang keislaman guna membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas, dan unggul.
Ketua ITF Ar-Raniry, Prof. Muhammad Yasir Yusuf, memastikan bahwa seluruh penyaluran melewati tahapan seleksi ketat dan wawancara mendalam demi menjaga asas transparansi dan akuntabilitas. Ia juga mengapresiasi seluruh donatur dan mitra yang terus mendukung program kebaikan ini. “Semoga ikhtiar ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” tuturnya.
Tahun ini, ITF telah menyiapkan anggaran Bantuan Biaya Pendidikan (BBP) senilai Rp600 juta yang akan disalurkan secara bertahap. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, ITF menetapkan sejumlah syarat wajib, yakni: berasal dari keluarga asnaf fakir dan miskin, berstatus mahasiswa aktif S1, tidak sedang menerima beasiswa lain, memiliki IPK minimal 3,00, serta berkomitmen mengikuti rangkaian program peningkatan keterampilan yang diselenggarakan oleh ITF.





