Banda Aceh – Ketika bencana banjir dan tanah longsor memutus akses dan melumpuhkan berbagai wilayah di Aceh sejak akhir November 2025, ribuan mahasiswa UIN Ar-Raniry turut merasakan dampaknya. Di tengah situasi yang mengkhawatirkan tersebut, Islamic Trust Fund (ITF) Ar-Raniry hadir di garis depan dengan mengucurkan dana darurat senilai total Rp170 juta.
Berdasarkan data verifikasi per Minggu (30/11/2025), sudah ada 1.083 mahasiswa yang dipastikan menerima bantuan tahap awal ini. Proses validasi data dilaporkan masih terus bergerak dinamis.
“Pendataan masih terus berlangsung. Setiap hari selalu ada penambahan mahasiswa yang melapor, dan datanya langsung kami verifikasi. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan laporan yang masuk,” ungkap Ketua ITF sekaligus Wakil Rektor I, Muhammad Yasir Yusuf.
Ia menambahkan, prioritas penyaluran disasarkan pada mahasiswa dari zona merah atau wilayah terparah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Banyaknya mahasiswa yang terputus komunikasinya dengan keluarga membuat langkah tanggap darurat ini menjadi penopang moral dan material yang sangat krusial.
Banjir masif yang tercatat sejak 28 November 2025 ini merata menghantam berbagai kabupaten/kota, mulai dari Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Pidie, hingga Aceh Selatan dan Singkil. Mengantisipasi eskalasi kebutuhan korban, UIN Ar-Raniry mengerahkan sumber daya melalui Posko Ar-Raniry Peduli untuk menghimpun dan menyalurkan donasi secara terstruktur.
Rektor UIN Ar-Raniry menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah ini. Bagi para dermawan dan sivitas akademika yang ingin turut serta meringankan beban para mahasiswa korban bencana, ITF membuka saluran donasi transparan melalui:
Bank Aceh Syariah (BAS): 61202240001733 a.n. Pengurus Islamic Trust Fund
Bank Syariah Indonesia (BSI): 60600002221 a.n. Islamic Trust Fund Infaq





